Antisipasi Gelombang Tsunami

Pada kegiatan belajar sebelumnya kalian telah belajar tentang tanda4anda alam yang terjadi sebelum datang tsunami. Namun demikian kita dapat sepenuhnya hanya mengandalkan tanda-tanda alam saja. Oleh karena itu berikut mi disampaikan langkah-langkah untuk mengurangi risiko dampak yang ditimbulkan oleh adanya tsunami. Ada empat langkah yang meliputi: sistem peringatan dini, prosedur evakuasi, perlindungan pantai dan perencanaan tata ruang pantai.

a. Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) Peringatan dini dan peringatan untuk keadaan
darurat biasanya dianggap sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki arti yang berbeda.
Perbedaannya terletak pada waktu penyampaian. Jika peringatan dini diberikan sebelum kejadian supaya masyarakat dapat dievakuasi untuk  menghindari, maka peringatan untuk darurat disampaikan setelah kejadian berlangsung untuk menyelamatkan diri

1) Kegiatan dan Komponen Sis tern Peringatan Dini Sistem peringatan dini meliputi segala kegiatan yang berhubungan dengan:
a) Deteksi dini penyebab tsunami.
b) Kemungkinan terjadinya tsunami.
c) Prediksi penyebaran tsunami.
d) Penyampaian informasi tentang tsunami kepada masyarakat secara tepat dan akurat.
2) Sistem Peringatan Dini Terdiri Atas Dua Komponen a) Jaringan sensor, untuk mendeteksi tsunami.

b) Jaringan komunikasi, untuk memberikan
- peringatan dini adanya bahaya tsunami kepada masyarakat agar proses evakuasi dapat segera dilakukan.

Macam-Macam Sistern Peringatan Dini

• Pada kegiatan belajar sebelumnya kalian telah mempelajari gejala alam untuk memprediksi terjadinya tsunami, antara lain gempa, surutnya air laut dan lain sebagainya. Selain mengamati gejala alam yang muncul, untuk memperkirakan datangnya tsunami dapat dilakukan dengan menggunakan sistem Tremors (Tsunami Risk Evaluation Throught Seismic Moment from Realtime Systems) dan pengukuran pasang surut air laut.
Untuk prediksitsunami diperlukan lima Tremors yang terintegrasi dengan sistem pemantauan lainnya. Dengan alat tersebut teijadinya tsunami dapat diprediksi dalam waktu 15 menit.
Menurut BMG, Indonesia sekarang mi hanya  memiliki satu sistem Tremors yang terpasang
fr di Tretes Jawa Timur. Jumlah stasiun pemantau di Indonesia berjumlah 57 buah, seharusnya I jumlahnya dua kali lipat dan jumlah ada sekarang mi. Negara Jepang misalnya, dengan sistem pemantau tsunami yang canggih, dapat memperkirakan datangnya tsunami hanya dalam waktu tiga menit saja.

Sistem peringatan dini tsunami ada dua macam, yaitu:

a) Sistem peringatan dini tsunami internasional Sistem peringatan dini tsunami internasional
meliputi:
(1) Samudera Pasifik.
(2) Samudera Hindia. 
(3) Atlantik Timur Laut, Laut Med iterania dan  sekitarnya.
b) Sistem peringatan dini tsunami regional

Komunikasi dan sosialisasi sis tern peringatan dini

Sistem peringatan dini tersebut perlu didukung adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat yang terkait. Sistem komunikasi yang dimaksud meliputi:
a)    Komunikasi dan stasiun ke aparat setempat.
b)    Komunikasi dan stasiun ke BMG pusat.
c)    Komunikasi dan BMG pusat ke jaringan peringatan dini lainnya.
Sebaiknya sistem peringatan dini tidak  bergantung pada listrik dan salu ran telepon sehingga ketika hubungan listrik dan telepon terputus akibat tsunami, komunikasi dapat  tetap berjalan dan sistem peringatan dini dapat.. disampaikan kepada masyarakat. Selain itu masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi tentang  sistem peringatan dini agar masyarakat mengerti tindakan dan langkah-langkah yang harus segera dilakukan, jika mendengar bunyi alarm.

Tujuan  diadakan sosialisasi antara lain:

a) Diadakan kegiatan dan upaya dalam rangka meminimalisasi dampak yang ditimbulkan  akibat gempa bumi dan tsunami.
b) Terbentuknya SOP (Standar Operating Procedure) Antisipasi dan Mitigasi bencana  gempa bumi dan tsunami.
c) Pendidikan bagi masyarakat untuk dapat -- melaksanakan SOP tersebut.
d) Menjalin kerja sama yang baik antara Badan Meteorologi dan Pemerintah Daerah  setempat.
e) Memasyarakatkan informasi tentang tsunami meliputi penyebab, dampak dan langkah angkah antisipasinya.

0 Response to "Antisipasi Gelombang Tsunami "

Post a Comment