Latihan Penyusunan Program Kerja Pembimbing



Latihan:



Penyusunan Program Kerja Pembimbingan



oleh Guru Pembimbing



A.   Strategi Pembimbing Dalam Pembimbingan Guru Pemula

Salah satu tugas pokok dan fungsi guru disamping tugas yang dalam proses belajar mengajar adalah  tugas memberi  bimbingan kepada guru lain. Salah satu guru yang memerlukan bimbingan adalah guru pemula yang bertugas di sekolah/madrasah pada tahun pertama. Untuk melaksanakan tugas pembimbingan tersebut, seorang pembimbing hendaknya mengetahui strategi dalam pembimbingan.

1.  Perencanaan pembimbingan

Guru yang telah mendapatkan tugas dari kepala sekolah untuk menjadi pembimbing diharapkan segera membuat rencana pembimbingan untuk guru pemula. Dalam tahap ini pembimbing perlu mengidentifikasi kompetensi yang dimilikinya untuk dapat dibagikan kepada guru pemula. Disamping itu pembimbing juga diharapkan mengenali kekurangan/kelemahan dirinya sehingga dapat ditingkatkan dan tidak berpengaruh buruk kepada guru pemula.
Untuk dapat memberikan bimbingan dengan optimal, pembimbing dituntut dapat mengidentifikasi potensi yang dimiliki sekolah dan lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan kompetensi guru pemula. Pembimbing juga diharapkan dapat mengidentifikasi kekurangan/kelemahan sekolah dan lingkungan sekitar yang sekiranya dapat berpengaruh negatif bagi guru pemula sehingga sejak awal pembimbingan, pembimbing dapat mengarahkan atau menghindarkan guru pemula dari pengaruh tersebut.
Setelah kompetensi pembimbing dan potensi sekolah serta lingkungannya dapat diidentifikasi, pembimbing diharapkan merencanakan pertemuan dengan guru pemula sehingga tidak mengganggu kegiatan dan tugas pembimbing dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Dalam membuat rencana pertemua tersebut, sebaiknya pembimbing berdiskusi dengan guru pemula sehingga jadwal yang dibuat bisa merupakan kesepakatan bersama antara pembimbing dan guru pemula.
Untuk memudahkan proses perencanaan ini, pembimbing dapat menggunakan contoh tabel berikut:
Tabel perencanaan pembimbingan
Isiliah kolom kompetensi diri yang menurut Bapak/Ibu masih perlu dikembangkan untuk menjadi pembimbingun. Isilah kolom keterangan bila diperlukan dan isi kolom tindak lanjut untuk pengembangan kompetensi tersebut.

A
Kompetensi diri
Keterangan
Tindak lanjut












Isilah kolom potensi sekolah dan lingkungannya yang perlu dimasukkan  dalam program pembimbingan guru pemula. Isilah kolom keterangan untuk menunjukkan apakah potensi tersebut positif atau negatif bagi guru pemula dan isi kolom tindak lanjut untuk langkah yang akan ditempuh.
B
Potensi sekolah dan lingkungannya
Keterangan
Tindak lanjut












Isilah kolom rencana pembimbingan untuk menentukan kegiatan yang akan dilakukan, kolom keterangan bila diperlukan, dan kolom tindak lanjut untuk tindakan yang akan dilakukan.
c
Rencana pembimbingan
Keterangan
Tindak lanjut













2.    Penelaahan hasil analisis kebutuhan guru pemula

Setelah guru pemula mengikuti wawancara oleh kepala sekolah untuk melakukan analisis kebutuhan, pembimbing hendaknya menemui kepala sekolah untuk mendapatkan salinan atau keterangan tentang hasil analisis tersebut. Berdasarkan hasil analisi yang dilakukan kepala sekolah, pembimbing menelaah sub kompetensi yang apa saja yang sudah memenuhi standar dan sub kompetensi apa yang masih perlu dikembangkan. Bila dalam catatan yang dibuat kepala sekolah belum menunjukkan dengan jelas sub kompetensi apa saja yang sudah atau belum memenuhi standar,  pembimbing dapat mengidentifikasinya pada bulan-mingu-mingu pertama guru pemula malaksanakan tugas pembelajaran/pembimbingan. Kompetensi yang belum memenuhi standar tersebutlah yang menjadi prioritas utama dalam pembimbingan guru pemula.

a.    Kompetensi yang sudah memenuhi standar
Hasil analisis kebutuhan guru pemula yang dituangkan dalam tabel checklis dan catatan yang dibuat kepala sekolah perlu ditelaah untuk menentukan kompetensi apa saja yang masih perlu dikembangkan. Juga berdasarkan analisis tersebut pembimbing perlu berkonsultasi dengan  kepala sekolah untuk memperjelas dan menentukan  prioritas dalam pembimbingan.  Kompetensi yang telah memenuhi standar berdasarkan hasil analisis kepala sekolah tidak ditempatkan sebagai prioritas utama pembimbingan. Namun demikian, pembimbing perlu untuk melakukan cross-check sekali-sekali dalam kegiatan pemebelajaran/pembimbingan.

b.    Kompetensi yang masih perlu dikembangkan
Berbeda dengan kompetensi yang sudah memenuhi standar berdasarkan penilaian kepala sekolah maupun pembimbing, kompetensi yang masih perlu dikembangkan menjadi catatan pembimbing untuk ditempatkan sebagai prioritas utama pembimbingan. Oleh karena itu, pembimbing disarankan untuk membuat catatan kecil yang berisi prioritas pengembangan kompetensi guru pemula yang dilengkapi dengan rencana pengembangannya. Sebagai contoh diberikan format catatan berikut ini (pembimbing dapat membuat format sendiri sesuai dengan kebutuhannya.

Tabel prioritas pembimbingan guru pemula
Sekolah:
Nama guru pemula:                                Kelas/ Mata pelajaran:
No
Prioritas pembimbingan
Rencana pengembangan













Pada tabel di atas, kolom prioritas pengembangan diisi pembimbing dengan menuliskan sub kompetensi yang dinilai di bawah standar. Sedangkan pada kolom rencana pengembangan, dituliskan kegiatan yang akan dilakukan pembimbing untuk meningkatkan kompetensi yang masih rendah tersebut.

3.    Penilaian  kinerja guru pemula

Penilain kinerja guru pemula pada tahap pembimbingan merupakan kegiatan untuk mengobservasi semua kompetensi  guru pemula baik pada saat melaksanakan tugas pembelajaran di kelas maupun kegiatan di luar kelas.  Penilaian melalui pengamatan ini bisa dilakukan secara langsung oleh pembimbing maupun secara tidak langsung melalui laporan dari guru lain atau dari siswa. Untuk penilaian dari guru lain atau dari siswa, pembimbing perlu melakukan cross-check untuk memastikan kebenarannya.
Dari hasil penilaian tersebut pembimbing dapat menentukan apakah kompetensi tertentu sudah memenuhi standar kompetensi atau masih perlu dikembangkan.  Untuk pengembangan kompetensi yang tidak dimiliki pembimbing, guru pemula bisa disarankan dan difasilitasi untuk berhubungan dengan guru lain yang berkompeten.

4.    Evaluasi dan tindak lanjut

Waktu pelaksanaan evaluasi pembimbingan dilakukan sesuai dengan isian yang dicantumkan dalam tabel Rencana Pengembangan Keprofesian guru. Bila hasil evaluasi pembimbingan kompetensi yang diprioritaskan telah mencapai hasil yang diharapkan, maka pembimbing dapat berfokus untuk pembimbingan kompetensi lain.  Namun bila dinilai masih belum memenuhi standar,  pembimbing diharapkan melanjutkan pembimbingannya dengan mencari metode yang lebih tepat sehingga target   pembimbingannya dapat tercapai. Penentuan metode yang tepat tersebut dapat diputuskan sendiri atau didiskusikan dengan teman guru atau kepala sekolah.
Tindak lanjut dari hasil evaluasi, terutama untuk kompetensi yang masih rendah perlu dicatat sehingga tidak terlewatkan dalam pembimbingan lanjutan.  Bila pengembangan tersebut berkaitan dengan kebijakan, pembimbing dapat berkonsultasi kepada kepala sekolah.

5.    Pelaporan perkembangan guru pemula kepada kepala sekolah

Sejak seorang guru  diberi tugas membimbing guru pemula, dia harus selalu melaporkan perkembangan pembimbingan guru pemula. Pelaporan ini tidak harus bersifat formal dengan menggunakan format tertentu, tetapi dapat dilakukan secara informal melalui diskusi atau perbincangan di sekolah. Hal ini diperlukan karena bila terjadi penyimpangan perkembangan guru pemula, maka sejak awal kepala sekolah telah mengetahuinya sehingga dapat memutuskan kebijakan pembimbingan yang lebih tepat. Disamping itu, kepala sekolah akan dapat melakukan evaluasi pembimbingan itu sendiri dari waktu ke waktu.
Waktu pelaporan kepada kepala sekolah minimal dilakukan dua minggu sekali dengan durasi yang disesuaikan dengan keperluan dan urgensi kompetensi yang disampaikan.  Laporan hendaknya tidak hanya berisikan kompetensi yang belum memenuhi standar saja, tetapi juga kompetensi yang telah berkembang baik atau kelebihan-kelebihan yang dimiliki guru pemula.
Latihan:

Penyusunan Program Kerja Pembimbingan oleh Guru Pembimbing


A.   Tujuan pembelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan pembimbing akan dapat:
a.    Menyusun rencana pembelajaran keprofesian guru pemula
b.    Membimbing guru pemula dalam pengisian Lembar Refleksi Guru Pemula
c.    Mengisi format-format  Lembar Observasi Pembelajaran

B. Uraian

Dalam proses pembimbingan guru pemula ada beberapa format isian yang wajib dilengkapi baik oleh guru pemula maupun oleh pembimbing. Namun demikian pembimbing diharapkan memahami pengisian format-format baik untuk pembimbing sendiri maupun untuk guru pemula sehingga ketika guru pemula membutuhkan saran terkait pengisian format mereka, pembimbing dapat memberi petunjuk dan bimbingan. Untuk tujuan itulah kita akan bahas format-format tersebut dimulai dari format Rencana Pembelajaran Keprofesian, Lembar Refleksi Guru Pemula, dan Lembar Observasi Pembelajaran.

a.    Rencana Pembelajaran Keprofesian

Format ini berisikan kolom-kolom  Tujuan, Cara, Kapan, Siapa yang bisa membantu dan Evaluasi. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut:

Tujuan
Cara
Kapan
Siapa yang bisa membantu
Evaluasi






Cara pengisian tabel di atas adalah sebagai berikut:
Kolom Tujuan: pada kolom ini tuliskan tujuan dari kegiatan yang akan dilakukan bagi pengembangan guru pemula. Misalnya:  Menyiapkan panduan kerja; Meningkatkan ketrampilan pengelolaan kelas   guru pemula . Tujuan ini dapat merupakan pernyataan  kompetensi guru atau bagian dari kompetensi tersebut.

Kolom Cara: pada kolom ini tuliskan   kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan. Misalnya: Mengumpulkan dokumen dan kebijakan yang ada di sekolah;  Mengidentifikasi kebijakan dan dokumen yang perlu direvisi atau disiapkan; Mendelegasikan tulisan/tugas persiapan.

Kolom Kapan: pada kolom ini dituliskan waktu kegiatan tersebut akan dilakukan. Misalnya: Minggu 1 April, Minggu 4 April dan seterusnya.

Kolom Siapa yang bisa membantu: pada kolom ini dituliskan nama orang/ guru atau fihak lain yang diharapkan dapat membantu melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Misalnya: Wakil kepala sekolah, Guru profesional di sekolah, komite sekolah  dan seterusnya. Bila fihak-fihak tersebut telah jelas nama mereka guru profesional dapat langsung dituliskan namanya demikian juga untuk komite sekolah.

Kolom Evaluasi: pada kolom ini ditulis hasil kegiatan yang telah dilakukan berdasarkan penilaian pembimbing. Oleh karena itu, kolom ini diisi setelah selesainya masing-masing kegiatan yang direncanakan.  Misalnya: Telah dilaksanakan, telah tercapai target kompetensi, belum tercapai target kompetensi dan seterusnya.



Untuk memberi gambaran yang lebih jelas berikut contoh Rencana Pengembangan Keprofesian yang telah diisi.

Tujuan
Cara
Kapan
Siapa yang bisa membantu
Evaluasi
1. Menyiapkan Rencana kerja PIGP















2. Meningkatkan ketrampilan pengelolaan kelas   guru pemula
1.1 Mengumpulkan dokumen dan kebijakan yang ada di sekolah

1.2 Mengidentifikasi kebijakan dan dokumen yang perlu direvisi atau disiapkan

1.3 Mendelegasikan tulisan/tugas persiapan



1.4 Mengumpulkan dan mengulas  Panduan kerja 2 untuk mempersiapkan program induksi


2.1 Identifikasi aspek lemah dalam pengelolaan kelas

2.2 Merencanakan peningkatan ketrampilan pengelolaan kelas


2.3 Melakukan observasi guru profesional dalam pengelolaan kelas.

2.4 Implementasi hasil observasi dalam pengelolaan kelas oleh guru pemula
Maret



Minggu 1 April


Minggu 4 April



Minggu 1 Mei




Minggu 1 April

Minggu 2 April


Minggu 1 Mei


Minggu 3 & 4 Mei
Wakasek



Kepsek & Wakasek



Wakasek dan kordinator



Wakasek dengan pembimbing




Pembimbing


Guru profesional di sekolah


Guru profesional di sekolah


Guru profesional di sekolah



b.    Lembar Refleksi Guru Pemula

Lembar Refleksi Guru Pemula ini diisi oleh guru pemula dan memuat kolom-kolom: Nama guru, Kelas/Mata pelajaran, Tanggal. Disamping itu terdapat kolom Fokus pembelajaran, Hasil pembelajaran yang diharapkan, Kompetensi, Fokus observasi, dan Catatan refleksi. Untuk pengisian kolom-kolom tersebut adalah sebagai berikut:
Kolom Nama guru: pada kolom ini dituliskan nama guru pemula yang bersangkutan.

Kolom Kelas/Mata pelajaran: pada kolom ini dituliskan kelas tempat guru pemula mengajar dan mata pelajarannya.

Kolom Tanggal: kolom tanggal diisi dengan tanggal bulan dan tahun pelaksanaan pembelajaran.

Kolom Fokus observasi: kolom ini ada dua yang pertama (di bagian atas) diisi dengan menulis nomor subkompetensi yang telah disepakati untuk diobservasi, misalnya: 1.1, 1.2, 2.1 dan seterusnya; yang kedua dibagian bawah yang berisikan14  nomor dan sub kompetensi. Kolom kedua ini tidak perlu diisi.

Kolom Fokus observasi: pada kolom ini guru pemula memberikan tanda cek (√) pada subkompetensi yang telah disepakati bersama pembimbing sebagai fokus pengamatan.

Kolom Catatan refleksi: pada kolom ini dituliskan refleksi guru pemula yang berupa catatan pribadi guru pemula tentang proses pembelajaran yang telah dilakukan terutama yang terkait dengan fokus observasi. Catatan refleksi ini dapat bersifat pribadi dan tidak perlu ditunjukkan kepada guru pemula. Oleh karena itu pada kolom nama pengamat dapat diisi dengan nama pengamat, namun pada kolom tanda tangan pengamat tidak wajib diberi dimintakan tanda tangan pengamat/pembimbing. Untuk lebih jelasnya lihat format isian ini sebagai berikut:

Nama guru:
Kelas/Mata pelajaran:

Tanggal:
Fokus observasi : (Fokus observasi diidentifikasi/dibahas sebelum pembelajaran oleh pembimbing/pengamat dan guru pemula) 
Hasil pembelajaran yang diharapkan: siswa diharapkan mampu mengkalkulasi luas dan keliling lingkaran; menyiapkan tabel hasil kalkulasi. Menyimpulkan hubungan pengukuran yang berbeda.

Fokus observasi ditentukan dan didiskusikan sebelum belajar oleh  pembimbing/ pengamat dan  guru pemula
Kompetensi
Fokus observasi:
 Beri tanda ü
Catatan refleksi
1. Kompetensi pedagogis



1.1     Memahami latar belakang siswa
1.2     Memahami teori belajar

1.3    Pengembangan kurikulum


1.4     Aktivitas pengembangan pendidikan

1.5    Peningkatan potensi siswa


1.6    Komunikasi dengan siswa


1.7 Penilaian & evaluasi

2         Kompetensi kepribadian



2.1    Berperilaku sesuai dengan norma,
 kebiasaan dan hukum di Indonesia 
2.2    Kepribadian matang dan  stabil

2.3    Memiliki etika kerja dan komitmen serta  kebanggaan menjadi guru  

3         Kompetensi sosial


3.1    Berperilaku  inklusif, objektif, dan tidak pilih kasih  

3.2    Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah,orang tua, dan masyarakat

4         Kompetensi profesional



4.1 Pengetahuan dan pemahaman tentang struktur, isi dan standar kompetensi mata pelajaran, serta tahapan-tahapan pembelajaran.

1.2     Mengembangkan profesionalisme melalui refleksi diri


Nama pembimbing/pengamat:                                                                                                              
                                                                                                                                          
Tandatangan (tidak wajib) :                                                                      Tanda tangan guru pemula: 


                                                                           







c.    Lembar Observasi Guru Pemula

Lembar Observasi Guru Pemula ini berisikan kolom-kolom: Nama, Sekolah/ Madrasah, Pendidikan terakhir, Institusi pendidikan, Provinsi, Kelas yang diajar, Jumlah jam per minggu, Mata pelajaran yang diampu, Fokus observasi, Kompetensi, Penilaian/AB(4), B(3), C(2), K(1).

Kolom Nama: kolom ini diisi dengan nama guru pemula yang bersangkutan.
Kolom Sekolah/Madrasah: diisi dengan nama Sekolah/Madrasah tempat guru pemula bertugas.
Kolom Pendidikan terakhir: diisi dengan pendidikan terakhir yang telah diselesaikan oleh guru pemula.
Kolom Institusi pendidikan: diisi dengan nama institusi atau perguruan tinggi tempat guru pemula menyelesaiakan pendidikan terakhirnya.
Kolom Provinsi: diisi nama provinsi dimana sekolah tempat guru bertugas berada.
Kolom Kelas yang diajar: diisi kelas dimana guru pemula melakukan pembelajaran yang diobservasi.
Kolom Jumlah jam per minggu: diisi jumlah jam perlajaran per minggu yang menjadi beban guru guru pemula.
Kolom Mata pelajaran yang diampu: diisi dengan nama-nama mata pelajaran yang menjadi tugas guru pemula dalam semester yang sedang berlangsung.
Kolom Fokus observasi: diisi dengan nomor-nomor sub kompetensi yang telah disepakati bersama dengan guru pemula.
Kolom Kompetensi: kolom ini memuat 14 nomor dan kompetensi yang menjadi target pengembangan guru pemula.
Kolom AB(4), B(3), C(2), K(1): diisi dengan tanda cek (√) pada salah satu kolom dari AB(4), B(3), C(2), K(1) sesuai dengan penilaian kompetensi yang telah ditunjukkan oleh guru pemula dalam proses pembelajaran/ pembimbingan. Pada pengisian kolom ini, pembimbing tidak perlu untuk menghitung total skor dan menkonversikan ke dalam skala 100, seperti pada hal 21 karena pembimbing hanya menunjukkan tingkat capaian yang diperoleh pada fokus kompetensi. Skoring dengan skala 100 tersebut dilakukan pada penilaian Tahap 2 oleh kepala sekolah.
Kolom Catatan pengamat: diisi dengan komentar pengamat/pembimbing yang berupa diskripsi penilaian  terhadap kinerja dalam proses pelaksanaan pembelajaran/ pembinbingan yang dilakukan guru pemula. Catatan ini hendaknya sesuai dengan hasil penilaian yang dituangkan pada kolom AB(4), B(3), C(2), K(1).  Catatan pengamat hendaknya juga memberi penguatan terhadap motivasi kerja guru pemula.

Untuk lebih jelasnya contoh Lembar Observasi Pembelajaran yang telah diisi disampaikan sebagai berikut:


Nama: Dedy Kurniawan,S.Kom
Sekolah/madrasah: SMKN 1 Negeri Besar

Pendidikan terakhir : S1
Kabupaten/Kota: WayKanan

Institusi pendidikan: STMIK Amikom Yogyakarta
Provinsi:   Lampung

Kelas yang diajar:  10,11,12 Multimedia
Jumlah jam per minggu : 16

Mata pelajaran yang diampu:  Multimedia
Fokus Observasi: 1.2, 1.4, 1.5, 1.6, 4.1.

AB = Amat Baik (4);  B = Baik (3);   C = Cukup(2);  K = Kurang(1)

Kompetensi
AB (4)
B (3)
C (2)
K (1)
Catatan pengamat
1. Kompetensi pedagogis
1.1      Memahami latar belakang siswa




Pembelajaran  Ibu Dian mencakup konsep matematika seperti yang tertulis dalam rencana pembelajaran.  Tugas-tugas yang diberikan sesuai dengan tingkat usia dan terdapat variasi yang sangat efektif dalam tugas  dan tingkat kesulitannya. Dilakukan kerja kelompok sehingga siswa dapat belajar melalui diskusi dan pemecahan masalah. Siswa yang kurang mampu dibimbing oleh teman/siswa lain dan lebih terlibat dalam tugas.
Jumlah siswa yang mampu bertambah dan mereka mendapatkan tugas untuk mencatat dan melaporkan.
Pengaturan transisi dari klasikal ke dalam kegiatan di luar kelas dalam kerja kelompok dilakukan sangat baik. Siswa mengatahui apa yang harus mereka lakukan. Terlihat jelas adanya pembelajaran selama diskusi diantara siswa.  Beberapa siswa belajar dengan bekerja. Siswa juga menunjukkan kepercayaan diri dalam menjawab pertanyaan guru dan menjelaskan hasil kerja kelompok kepada siswa secara klasikal.
Ibu Dian berkomunikasi secara efektif dan jelas kepada siswa selama pembelajaran dan dia bergerak diantara siswa untuk memonitor   pembelajaran mereka. Interaksi informal yang dilakukan dan respon positif kepada individu siswa menguatkan pembelajaran mereka. 
1.2      Memahami teori belajar
ü



1.3      Pengembangan kurikulum




1.4      Aktivitas pengembangan pendidikan

ü


1.5      Peningkatan potensi siswa

ü


1.6      Komunikasi dengan siswa
ü



1.7      Penilaian & evaluasi




2          Kompetensi kepribadian
2.1      Berperilaku sesuai dengan norma,
 kebiasaan dan hukum di Indonesia 

ü





Ibu Dian adalah guru profesioanl yang sangat berkompeten dan juga menjadi contoh yang baik bagi siswa dan guru lain.  
2.2      Kepribadian matang dan  stabil




2.3      Memiliki etika kerja dan komitmen serta  kebanggaan menjadi guru  




3          Kompetensi social





3.1      Berperilaku  inklusf, objektif, dan tidak pilih kasih  





3.2      Komunikasi dengan guru, pegawai sekolah/madrasah,orang tua, dan masyarakat





4          Kompetensi profesional





4.1      Pengetahuan dan pemahaman tentang struktur, isi dan standard kompetensi mata pelajaran, serta tahap-tahap pengajaran 
ü



Pengetahuan tentang mata pembelajaran  baik, tugas sesuai dengan konsep yang dibahas dalam belajar. Tugas sesuai untuk kelas 8. Kemajuan logis melalui tugas dan penggunaan perintah yang jelas kepada siswa.
4.2      Profesionalisme yang meningkat melalui refleksi diri





Rekomendasi:    Observasi umum, hal-hal lain dan saran perbaikan 
Pembelajaran yang sangat baik dengan komunikasi yang jelas tentang konsep matematika. Ibu Dian menyampaikan tujuan pada awal  pembelajaran. Dia memiliki kepercayaan diri dan perilaku yang meyakinkan serta menunjukkan pengetahuan yang kuat atas materi yang disampaikan. Penggunaan kerja kelompok sebagai proses belajar bejalan sangat efektif. Ibu Dian menyiapkan dan mengatur pembelajaran  yang berpusat pada siswa  serta memberikan aktivitas yang beragam dan kesempatan yang berbeda bagi siswa untuk memahami konsep matematikan dalam rencana pembalajarannya.  Ibu Dian memantau pembelajaran siswa dengan mendengarkan pertanyaan, penjelasan dan diskusi diantara mereka. Dia mengembangkan hubungan yang kuat dan saling menghargai  dengan siswa. Ibu Dian dapat lebih lanjut meningkatkan kualitas belajar tersebut dengan  menghubungkannya dengan materi yang akan dating pada bagian akhir pembelajaran.Disamping memberikan ringkasan tentang pembelajaran , Ibu Dian dapat memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa  dan dia dapat membuat  pekerjaan rumah yang menantang bagi siswa yang pandai setelah pembelajaran  berakhir. Secara keseluruhan pembelajaran ini merupakan contoh proses belajar pembelajaran yang berkualitas.




Mengetahui:
Kepala Sekolah




.....................................
NIP.







.............................., .......... 201...
Guru Pemula


........................................

Pembimbing

........................................
NIP.


Asli untuk guru pemula
Salinan untuk kepala sekolah/madrasah

Salinan untuk pengawas sekolah/madrasah
Salinan untuk  dinas pendidikan













B.   Latihan
Dalam kelompok kerja guru, buatlah rencana pembelajaran bersama-sama. Kemudian sepakati bersama siapa yang akan menjadi guru model untuk melaksanakan pembelajaran tersebut. Pada saat dilaksanakan pembelajaran tersebut, guru lain berlatih menjadi pengamat atau pembimbing dan mengisi format-format Lembar Observasi Guru Pemula. Guru model setalah pelaksanaan pembelajaran tersebut juga berlatih mengisi Lembar Refleksi Guru Pemula.

C.   Rangkuman
Dalam proses pembimbingan diperlukan adanya bukti-bukti dokumen yang menunjukkan kegiatan yang telah dilaksanakan. Dokumen-dokumen tersebut ada yang diisi oleh guru pemula dan ada yang harus diisi oleh pembimbing, maupun oleh keduanya secara bersama-sama. Dokumen yang harus diisi oleh guru pemula adalah Lembar Refleksi Guru Pemula, sedangkan yang diisi oleh pembimbing adalah Lembar Observasi Pembelajaran. Untuk dokumen yang dapat diisi bersama-sama antara pembimbing dan guru pemula adalah lembar Rencana Pembelajaran Keprofesian. Dokumen-dokumen tersebut harus disimpan dengan baik oleh pihak sekolal, pembimbing dan guru pemula yang bersangkutan. Dokumen tersebut akan menjadi porto folio pelaksanaan pembimbingan
.
D.   Refleksi
Setelah selesai melakukan pembelajaran bagian ini, coba refleksikan kegiatan pembimbingan/pembelajaran yang selama ini belangsung di sekolah Bapak/Ibu. Apa arti penting pendokumentasian kegiatan-kegiatan tersebut? Apakah selama ini telah dilakukan pendokumentasian kegiatan dengan lengkap? Rencana perbaikan apa yang akan Bapak/Ibu lakukan untuk praktek pembimbingan/pembelajaran yang selama ini berlangsung?

0 Response to "Latihan Penyusunan Program Kerja Pembimbing"

Post a Comment