Mengetahui Dasar Animasi Stop Motion Beserta Jenis-jenis Animasinya

DASAR ANIMASI STOP MOTION

Hay sobat, pada artikel kali ini Admin akan mengulas secara lengkap mengenai Dasar-Dasar Animasi,, Yuk sobat kita simak artikel yang ada di bawah ini;  

Animasi ialah serangkaian gambar yang begerak dan terdiri dari sekumpulan objek atau gambar yang tersusun secara teratur yang pergerakannya mengikuti alur yang telah ditentukan sebelumnya pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud di atas yaitu dapat berupa gambar manusia, hewan, ataupun juga bisa tulisan.

Pada saat proses pembuatannya, Sang pembuat animasi atau yang sering dikenal dengan sebutan Sang animator. Dalam pembuatannya, dia  harus menggunakan logika berfikirnya yang luas dalam mendeskripsikan alur gerakan suatu objek/gambar dari keadaan awal sampai dengann keadaan akhir suatu objek itu sendiri. 

Itu juga sangat berpengaruh sekali bagi sobat yang ingin membuatnya dengan hasil yang maksimal, karena didalam perencanaan yang matang juga perumusan alur gerak yang pemikirannnya  menurut logika yang tepat dan baik, maka akan menghasilkan animasi yang menarik dan mengesankan untuk di pertontonkan. 


JENIS – JENIS ANIMASI

Animasi terbagi dalam beberapa jenis, diantaranya :

1. Animasi stop-motion (Stop Motion Animation)

Stop-motion Animation  biasanya sering disebut (Claymation) karena, seiring dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan clay (tanah liat) untuk di jadikan objek yang digerakkan. 

Tehnik stop-motion animasi ini pertama kali ditemukan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906; yaitu dengan menggambar ekspresi wajah tokoh kartun pada sebuah papan tulis, Diambil gambarnya dengan still camera, Kemudian beliau hapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya. Tehnik stop-motion animasi ini, biasanya sering digunakan dalam visualeffect.

2. Animasi Tradisional (traditional Animation 2D)

Tradisional animasi merupakan teknik pembuatan Animasi yang umum/awam dipergunakan sampai saat ini. Pemberian dengan nama tradisional ini karena, Teknik inilah yang saat itu dipergunakan pada saat Animasi pertama kali dikembangkan. 

Tradisional animasi disebut juga dengan istilah cell Animation, Karena teknik dalam mengerjakannya ini dilakukan pada (celluloid transparant) yang juga hampir mirip sekali dengan (transparansi OHP) yang sering sobat gunakan itu. Cell Animation disebut juga dengan sebutan 2D Animation (Animasi dua dimensi).

3. Animasi Komputer (computer graphics Animation 3D)

Sesuai juga pula dengan namanya, Animasi ini secara keseluruhan dalam cara pengerjaannya dilakukan pada komputer. Melalui bantuan dengan (camera movement), dan keuntungannya ini sendiri ialah terletak pada keseluruhan objek dan dapat diperlihatkan secara tiga dimensi. Contohnya adalah seperti yang terdapat pada film  Final Fantasy. Pada film ini juga terdapat karakter yang tampil begitu real dan terkesan pun mempunyai kemampuan cara pergerakan yang hampir sama menyerupai gerakan manusia pada umumnya.

4. Kombinasi Animasi

Kombinasi 2 dimensi dan 3 Dimensi yaitu suatu penggabungan/perpaduan teknik Animasi 2 Dimensi dengan  3 Dimensi. Contohnya seperti yang terdapat pada film The Road to Eldorado, Titan A.E.

Ada 2 jenis kombinasi, yaitu;
  • 2 Dimensi dan Live Shoot ialah suatu teknik penggabungan Animasi 2 Dimensi dengan  Live Shot (Shooting langsung). Contohnya yang  terdapat  pada film Space Jam dan Osmosis Jones.
  • 3 Dimendi dan Live Shoot ialah suatu teknik penggabungan Animasi 3 Dimensi dengan  Live Shot (Syuting langsung). Contohnya yang terdapat pada film Jurasic Park, Titanic, Lord of the Ring, Harry Potter, Stuart Little dan Scooby Doo.


Pembuatan Animasi 


Secara garis besar, Teknik jalannya proses pembuatan Animasi terbagi atas tiga tahapan, yaitu diantaranya sebagai berikut:

1. Pra-Produksi

Pra-produksi ini diantaranya, meliputi;
  • Ide dan Pemilihan Konsep 

merupakan pemilihan dari sebuah ide pemikiran & gagasan yang sama untuk digabungkan kedalam media visual dan audio.

  • Story Line / Sinopsis 

Merupakan ringkasan cerita/film, yang menjadi bentuk perpendekan dari sebuah film dengan masih memperhatikan unsur-unsur yang tercermin dari film tersebut. Membuat Sinopsis merupakan satu-satunya cara yang efektif dan efisien dalam menyajikan sebuah karangan film yang berdurasi panjang dan dikisahkan dalam bentuk yang singkat.

  • Script/Naskah Sekenario.

Ialah membuat rancangan audio visual treatment dan cara penulisan naskah secara intelektual yang menjadi pokok utama pada sinopsis dan menjadikannya sebuah karangan cerita yang menarik dan informatif. Harus di awali oleh penjelasan dan pengenalan tiap-tiap karakter dalam sebuah cerita secara keseluruhan atau menyeuruh.

  • Shot List dan Storyboard.

Yaitu sebuah teknik Audio management. Pada dasarnya dibuat daftar dalam proses pengambilan gambar pada setiap adegan, Dan divisualisasikan dalam bentuk sketsa gambar /Storyboard jika memang diperlukan

2. Produksi

Produksi ialah proses pemembuatan desain akhir para Tokoh, Background dan Property dalam cerita. Kemudian sang Animator dua kali bekerja untuk membuat (In Between), yaitu  frame-frame diantara frame kunci (Aligment). Lalu di fixs kemudian di divisi Clean-Up. Lalu kemudian dilakukan proses Inking.

Metode Animasi yang sering digunakan, Antara lain :

  • STRAIGHT AHEAD ANIMATION:

Yaitu Animasi yang hanya memakai/menggunakan metode gambar dari gerakan satu menuju ke gerakan selanjutnya dalam sebuah pengerjaan yang berkembang.

  • POSE PLANNING ANIMATION: 

Yaitu Animasi yang metode penggunaannya menggunakan metode key atau extrime pose.

  • PLANNED ANIMATION: 

Yaitu Sebuah system dengan penggunaan gambar Animasi yang sama, tetapi adegan yang berbeda. System ini pada dasarnya sering dipergunakan dalam proses pembuatan kartun seri untuk acara-acara TV,  Karena death Line yang memang harus dikerjakan dalam pembuatan TV series.

  • CYCLE ANIMATION : 

Yaitu sebuah system yang penggunaannya itu menggunakan (celluloid) yang panjangnya  12 inci,  untuk menggambarkan gerakan yang secara berulang-ulang.

  • LIMITED ANIMATION : 

Yaitu sebuah system Animasi yang membagi-bagi gambar sebuah karakter sesuai dengan kebutuhan dalam sebuah adegan/peran.

3. Pasca Produksi

Pasca Produksi ialah bagian yang terakhir dari sebuah rangkaian proses pembuatan karya Animasi. karya animasi ini akan dikoreksi terlebih dahulu dan di lakukan pengeditan, Sehingga dapat terciptanya sebuah karya yang utuh dan tentunya disini juga akan terlihat enak untuk dipertontonkan atau dilihat.

Oke Sobat, Demikianlah tadi artikel yang dapat admin berikan tentang Mengetahui Dasar Animasi Stop Motion Beserta Jenis-jenis Animasinya  Semoga artikel kali ini dapat memberikan wawasan dan motivasi buat sobat-sobat semua,,,thank you.

“Sekali sobat mengerjakan sesuatu,jangan pernah takut merasa untuk gagal dan jangan tinggalkan itu.orang-orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia”

0 Response to "Mengetahui Dasar Animasi Stop Motion Beserta Jenis-jenis Animasinya"

Post a Comment